Skip to main content
MAHESA.ID

follow us

Perjuangan Hidup Bocah SD yang Sekolah Sambil Jualan Bakso

Erwin Utama, bocah kelas 2 SD di Garut terpaksa berjualan bakso tahu demi mendapatkan uang jajan. Rata-rata, per harinya dia hanya mendapat upah Rp 5 ribu.

Erwin biasa berjualan mulai pukul 7 pagi setiap harinya.Sembari menuju ke sekolah yang terletak sekitar 200 meter dari rumahnya, Erwin menyusuri kampung-kampung sekitar untuk menggaet pembeli. Erwin berjualan bakso saat teman sebayanya asyik bermain.

Baca Juga: Benarkah Anak dengan 2 Unyeng-unyeng Punya Sifat Nakal?

Dagangan itu bukanlah milik Erwin, melainkan milik tetangganya. Erwin hanya mendapat upah dari sang pemilik. Rata-rata, per harinya Erwin hanya mendapat upah Rp 5 ribu.

Dia mulai berdagang setelah ditinggal orang tuanya Uyu dan Imas yang merantau ke luar kota. Di Garut, ia tinggal bersama bibinya, Kokom.

Baca juga: Berawal dari Tidak Bisa Ngasih Pinjam Uang Akhirnya Putuslah Hubungan Pertemanan

Erwin terpaksa berjualan bakso tahu agar punya bekal untuk bersekolah.Erwin terlihat mahir saat menyajikan bakso tahu racikannya kepada para pembeli. Erwin bersekolah di Madrasah Iftidaiyyah Al-Muttaqien, Cigedug, setelah berkeliling jualan bakso.

Related Article

Artikel Pilihan:

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini.
Buka Komentar